<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: About</title>
	<atom:link href="http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Dec 2009 06:42:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ahmadnurcholish</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-359</link>
		<dc:creator>ahmadnurcholish</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 01:20:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-359</guid>
		<description>Dear, Mas Indra &amp; MBak Dhita,
kalau nggak salah sblmnya sdh pernah email ke saya kan? dan sy jg sdh membalasnya.

Tetapi jika ternyata email saya tdk sampai, ini email saya: nurcholish2006@yahoo.com

Silakan hubungi saya via email tersebut, dgn senang hati sy akan membantu anda berdua.

Sbg gambaran, pasangan Islam-Kristen dapat menikah, baik dgn cara akad nikah, pemberkatan, lalu pencatatan sipil.

Di Indonesia, tak satupun UU/peraturan yg melarang NBA, ternmasuk dalam UUPerkawinan No. 1/1974. Yg ada justru Kep. MA No. 1400/1986/89 yg menjelaskan bahwa perbedaan agama tdk menghalangi seseorang utk menikah.

Oleh karena itu pasangan beda agama masih punya cara utk menikah maupun mencatatkan diri sdecara kenegaraan.

Salam,
Nurcholish</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear, Mas Indra &amp; MBak Dhita,<br />
kalau nggak salah sblmnya sdh pernah email ke saya kan? dan sy jg sdh membalasnya.</p>
<p>Tetapi jika ternyata email saya tdk sampai, ini email saya: <a href="mailto:nurcholish2006@yahoo.com">nurcholish2006@yahoo.com</a></p>
<p>Silakan hubungi saya via email tersebut, dgn senang hati sy akan membantu anda berdua.</p>
<p>Sbg gambaran, pasangan Islam-Kristen dapat menikah, baik dgn cara akad nikah, pemberkatan, lalu pencatatan sipil.</p>
<p>Di Indonesia, tak satupun UU/peraturan yg melarang NBA, ternmasuk dalam UUPerkawinan No. 1/1974. Yg ada justru Kep. MA No. 1400/1986/89 yg menjelaskan bahwa perbedaan agama tdk menghalangi seseorang utk menikah.</p>
<p>Oleh karena itu pasangan beda agama masih punya cara utk menikah maupun mencatatkan diri sdecara kenegaraan.</p>
<p>Salam,<br />
Nurcholish</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dhita</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-357</link>
		<dc:creator>dhita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 00:44:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-357</guid>
		<description>BismiLlaahirrahmaanirrahiim,
Assalaamu&#039;alaikum wr wb

Kepada Bapak Nurcholish,

Sebelumnya, ijinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Indra W, muslim umur 28 tahun. Saya dan pasangan saya (Dhita, beragama Protestan) adalah pasangan beda agama yang sedang berusaha untuk dapat melangsungkan pernikahan tanpa salah satu dari kami harus pindah agama. 

Saya mengenal Bapak dari buku &quot;Kado Cinta bagi Pasangan Nikah Beda Agama&quot;, Blog Bapak, dan referensi dari pasangan Ekky &amp; Oline yang baru saja menikah di Bali.

Dengan ini kami memberanikan diri untuk mendapatkan petunjuk dan konsultasi atas kendala yang sedang dialami.

Kami telah menjalani hubungan ini selama 2 tahun, sejak awal kami berdua berkomitmen untuk melangsungkan pernikahan. Dalam periode yang sama, kami berupaya untuk mengenal satu sama lain dan tidak ketinggalan melobi orang tua masing-masing pihak, keluarga besar, maupun rekan/teman kami.

Syukur Alhamdulillah, kami berhasil mendapat restu dari orang tua pihak perempuan termasuk keluarga besarnya. Keluarga besar saya dari pihak Ibu juga mendukung. Namun hingga kami masih belum berhasil memperoleh restu dari orang tua saya (pihak laki-laki).

Pertimbangan orang tua saya adalah pemahaman terhadap syariat nikah Islam yang konservatif, pandangan bahwa pernikahan beda agama akan menghadapi tantangan rumah tangga yang tidak ringan, kurangnya informasi tentang bagaimana nikah beda agama dapat dilangsungkan dan perasaan gagal dalam mendidik putra mereka.

Orang tua saya sama sekali tidak membenci atau tidak hormat terhadap pasangan saya. Beliau menerima kehadiran dan bergaul dengan Dhita, namun untuk pernikahan pandangan tersebut di atas sangat sulit bagi kami untuk dilunakkan.

Mohon sedianya Bapak untuk memberikan pentunjuk kepada kami agar kami dapat memperoleh restu dari orang tua saya. Sebagaimana Bapak menjelaskan pada buku &quot;Kado Cinta...&quot; Restu orang tua merupakan elemen yang penting dalam kelangsungan pasangan beda agama.

Di samping itu, kami juga masih belum mendapat kejelasan bagaimana melangsungkan pernikahan beda agama di Indonesia. Menurut dinas catatan sipil Jakarta Selatan dan Pendeta GKI yang pernah kami kunjungi, UU Perkawinan menutup pernikahan beda agama melalui jalur normal walaupun pernikahan di luar negeri masih dapat dipakai sebagai jalan keluar (kami lebih memilih pernikahan di Indonesia). 

Besar harapan kami agar niat berumah tangga yang mulia ini bisa diwujudkan dengan restu dari semua pihak. Amin

Atas bantuan dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih. 

Ps:adakah email pribadi bapak yang bisa dihubungi?

Sincerely,
Dhita on behalf of Indra</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BismiLlaahirrahmaanirrahiim,<br />
Assalaamu&#8217;alaikum wr wb</p>
<p>Kepada Bapak Nurcholish,</p>
<p>Sebelumnya, ijinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Indra W, muslim umur 28 tahun. Saya dan pasangan saya (Dhita, beragama Protestan) adalah pasangan beda agama yang sedang berusaha untuk dapat melangsungkan pernikahan tanpa salah satu dari kami harus pindah agama. </p>
<p>Saya mengenal Bapak dari buku &#8220;Kado Cinta bagi Pasangan Nikah Beda Agama&#8221;, Blog Bapak, dan referensi dari pasangan Ekky &amp; Oline yang baru saja menikah di Bali.</p>
<p>Dengan ini kami memberanikan diri untuk mendapatkan petunjuk dan konsultasi atas kendala yang sedang dialami.</p>
<p>Kami telah menjalani hubungan ini selama 2 tahun, sejak awal kami berdua berkomitmen untuk melangsungkan pernikahan. Dalam periode yang sama, kami berupaya untuk mengenal satu sama lain dan tidak ketinggalan melobi orang tua masing-masing pihak, keluarga besar, maupun rekan/teman kami.</p>
<p>Syukur Alhamdulillah, kami berhasil mendapat restu dari orang tua pihak perempuan termasuk keluarga besarnya. Keluarga besar saya dari pihak Ibu juga mendukung. Namun hingga kami masih belum berhasil memperoleh restu dari orang tua saya (pihak laki-laki).</p>
<p>Pertimbangan orang tua saya adalah pemahaman terhadap syariat nikah Islam yang konservatif, pandangan bahwa pernikahan beda agama akan menghadapi tantangan rumah tangga yang tidak ringan, kurangnya informasi tentang bagaimana nikah beda agama dapat dilangsungkan dan perasaan gagal dalam mendidik putra mereka.</p>
<p>Orang tua saya sama sekali tidak membenci atau tidak hormat terhadap pasangan saya. Beliau menerima kehadiran dan bergaul dengan Dhita, namun untuk pernikahan pandangan tersebut di atas sangat sulit bagi kami untuk dilunakkan.</p>
<p>Mohon sedianya Bapak untuk memberikan pentunjuk kepada kami agar kami dapat memperoleh restu dari orang tua saya. Sebagaimana Bapak menjelaskan pada buku &#8220;Kado Cinta&#8230;&#8221; Restu orang tua merupakan elemen yang penting dalam kelangsungan pasangan beda agama.</p>
<p>Di samping itu, kami juga masih belum mendapat kejelasan bagaimana melangsungkan pernikahan beda agama di Indonesia. Menurut dinas catatan sipil Jakarta Selatan dan Pendeta GKI yang pernah kami kunjungi, UU Perkawinan menutup pernikahan beda agama melalui jalur normal walaupun pernikahan di luar negeri masih dapat dipakai sebagai jalan keluar (kami lebih memilih pernikahan di Indonesia). </p>
<p>Besar harapan kami agar niat berumah tangga yang mulia ini bisa diwujudkan dengan restu dari semua pihak. Amin</p>
<p>Atas bantuan dan perhatiannya kami ucapkan terima kasih. </p>
<p>Ps:adakah email pribadi bapak yang bisa dihubungi?</p>
<p>Sincerely,<br />
Dhita on behalf of Indra</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hasim</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-343</link>
		<dc:creator>hasim</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 07:45:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-343</guid>
		<description>assalaamualaikum wr.wb,
salam kenal kank.
http://hasimpci.wordpress.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalaamualaikum wr.wb,<br />
salam kenal kank.<br />
<a href="http://hasimpci.wordpress.com" rel="nofollow">http://hasimpci.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ahmadnurcholish</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-337</link>
		<dc:creator>ahmadnurcholish</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 02:36:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-337</guid>
		<description>Mungkin  bisa, coba aja kontak langsung Romo di paroki/gereja anda. Tanya apakah bisa memberikan pemberkatan di luar gereja.

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin  bisa, coba aja kontak langsung Romo di paroki/gereja anda. Tanya apakah bisa memberikan pemberkatan di luar gereja.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yusuf</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-336</link>
		<dc:creator>Yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 17:50:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-336</guid>
		<description>asslmalkm,

apakah ada cara lain secara pemberkatan di gereja katolik, apakah bisa dilaksanakan diluar gereja? terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asslmalkm,</p>
<p>apakah ada cara lain secara pemberkatan di gereja katolik, apakah bisa dilaksanakan diluar gereja? terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sitie</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-223</link>
		<dc:creator>sitie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 04:13:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-223</guid>
		<description>Ass.wr.wb

Salam kenal pak Nurcholish,

Langsung aja,sayawanita(muslim),dan calon suami saya protestan.berniat melangsungkan pernikahan tanpa pindah keyakinan.

Untuk rencana menikah adalah dalam tahun ini.tapi ada beberapa kendala.yaitu apa benar diJakarta bisa dilakukan NBA itu? bagaimana prosedurnya?

Danapa benar bapak Nurcholish dapat memfasilitasi NBA itu?mohon penjelasannya.

Dan,bagaimana apabila orangtua yaitu dari pihak Bapak tidak menyetujui,apa sebagai saksi bisa diwakilkan oleh Ibu..?

Saya tunggu jawaban dariBapak.

Wassalam

namaku_sitna@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.wr.wb</p>
<p>Salam kenal pak Nurcholish,</p>
<p>Langsung aja,sayawanita(muslim),dan calon suami saya protestan.berniat melangsungkan pernikahan tanpa pindah keyakinan.</p>
<p>Untuk rencana menikah adalah dalam tahun ini.tapi ada beberapa kendala.yaitu apa benar diJakarta bisa dilakukan NBA itu? bagaimana prosedurnya?</p>
<p>Danapa benar bapak Nurcholish dapat memfasilitasi NBA itu?mohon penjelasannya.</p>
<p>Dan,bagaimana apabila orangtua yaitu dari pihak Bapak tidak menyetujui,apa sebagai saksi bisa diwakilkan oleh Ibu..?</p>
<p>Saya tunggu jawaban dariBapak.</p>
<p>Wassalam</p>
<p><a href="mailto:namaku_sitna@yahoo.com">namaku_sitna@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kharidatul ulum</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-197</link>
		<dc:creator>kharidatul ulum</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 22:38:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-197</guid>
		<description>assalamualiakum................

  saya kemarin mendapat telpon katanya saya lulus seleksi pertama PF 2009...benarkah wawancara face to face akan di laksanakan pada tanggal 9 juni di hotel kartika surabaya?mohon penjelesannya yang lebih jelas......mudah2han saya benar2 di terima,karna PF 2009 merupakan satu2nya harapan saya untuk bisa kuliah tahun ini,,,,dan yang bisa merealisasikan cita2 saya....
 
wassalamualaikum.............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualiakum&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>  saya kemarin mendapat telpon katanya saya lulus seleksi pertama PF 2009&#8230;benarkah wawancara face to face akan di laksanakan pada tanggal 9 juni di hotel kartika surabaya?mohon penjelesannya yang lebih jelas&#8230;&#8230;mudah2han saya benar2 di terima,karna PF 2009 merupakan satu2nya harapan saya untuk bisa kuliah tahun ini,,,,dan yang bisa merealisasikan cita2 saya&#8230;.</p>
<p>wassalamualaikum&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mulyadi tenjjo</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-144</link>
		<dc:creator>Mulyadi tenjjo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 09:05:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-144</guid>
		<description>keren mas artikelnya!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>keren mas artikelnya!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Shoim</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-115</link>
		<dc:creator>Shoim</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 11:25:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-115</guid>
		<description>Sukses slalu bwt maslis..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sukses slalu bwt maslis..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: erwin</title>
		<link>http://ahmadnurcholish.wordpress.com/about/#comment-85</link>
		<dc:creator>erwin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 11:35:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-85</guid>
		<description>assalamualaikum pak, saya pernah bertemu dengan pak Ahmad Nurcholish di gedung ICRP Cempaka Putih tahun 2007 lalu.. saya sangat terkesan dengan Pak Nur, insya Allah tahun ini saya bermaksud menemui Pak Nur lagi untuk bertanya dan konsultasi tentang NBA. Buku Kado Cinta... sangat membantu kami dalam memahami permasalahan NBA. terima kasih Pak, wassalamualaikum...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum pak, saya pernah bertemu dengan pak Ahmad Nurcholish di gedung ICRP Cempaka Putih tahun 2007 lalu.. saya sangat terkesan dengan Pak Nur, insya Allah tahun ini saya bermaksud menemui Pak Nur lagi untuk bertanya dan konsultasi tentang NBA. Buku Kado Cinta&#8230; sangat membantu kami dalam memahami permasalahan NBA. terima kasih Pak, wassalamualaikum&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
